UTS METODOLOGI PENELITIAN

Pengaruh Mengonsumsi Vitamin C pada Atlet Sepak Bola untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

 

 



 

Disusun Oleh :

Aprillia Ayu Larasati 20060484030

S1 Ilmu Keolahragaan

 

 

 

 

 

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

2022 – 2023

PENDAHULUAN

A.         LATAR BELAKANG

            Olahraga adalah suatu kegiatan fisik menurut cara dan aturan tertentu dengan tujuan meningkatkan efisiensi tubuh yang hasil akhirnya adalah meningkatnya kesegaran jasmani. Kesegaran jasmani adalah kemampuan atau kesanggupan fisik seseorang dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari secara efisien dan efektif dalam waktu yang relativ lama tanpa kelelahan yang berarti. Keberhasilan untuk mencapai kesegaran jasmani ditentukan oleh kualitas latihan meliputi tujuan latihan , pemilihan model latihan, sarana latihan dan dosis latihan. Vitamin C merupakan salah satu asupan makanan yang bisa dijadikan sebagai penelitian, dimana terdapat banyak manfaat yang dihasilkan antara lain sebagai pengikat zat besi untuk mengikat oksigen dalam darah. Fungsi dan manfaat vitamin C bagi kesehatan tubuh sangat penting. Ada beragam kandungan yang terdapat dalam sebuah makanan yang dikonsumsi oleh seseorang, dimana kandungan-kandungan tersebut dapat memberikan kontribusi tersendiri untuk tubuh. Dari pembahasan diatas penulis tertarik melakukan penelitian tentang vitamin C terhadap DayaTahan Tubuh pada atlet Sepak Bola, dengan judul “ Pengaruh Mengonsumsi Vitamin C pada atlet Sepak bola untuk meningkatkan Daya Tahan Tubuh”.

B.         RUMUSAN MASALAH

1) - Apakah Vitamin C mempengaruhi daya tahan tubuh ?
        - Apakah daya tahan tubuh bisa ditingkatkan dengan mengonsumsi Vitamin C ?
2) Seberapa besar pengaruhVitamin C terhadap daya tahan tubuh ?

C.         TUJUAN PENELITIAN

1) Untuk mengetahui atau memperoleh informasi yang empiris atau nyata
        mengenai pengaruh mengonsumsi Vitamin C atlet sepak bola untuk
        meningkatkan daya tahan tubuh.

D.         MANFAAT ATAU KEGUNAAN PENELITIAN

3.1) Dapat digunakanuntuk memverifikasi atau mengevaluasi pengaruh
                    mengonsumsiVitamin C pada atlet sepak bola untuk meningkatkan daya tahan
                    tubuh.

3.2) Dapat dimanfaatkan untuk pertimbangan program peningkatan pengaruh
                    mengonsumsi Vitamin C pada atlet sepak bola untuk meningkatkan daya tahan
                    tubuh.

 

 

 

 

 

TINJAUAN PUSTAKA

 

A.         LANDASAN TEORI

            1. Vitamin C

            Vitamin C  atau asam askorbat adalah suatu senyawa beratom karbon 6 yang dapat dalam air. Vitamin C adalah vitamin yang paling tidak stabil dari semua vitamin dan mudah rusak selama pemprosesan dan penyimpanan. Dalam beraktivitas,
vitamin C juga dibutuhkan, terutama untuk berolahra
ga.

2. Daya tahan tubuh

Daya tahan tubuh (endurance) ialah kemampuan organ tubuh olahragawan untuk menghindari dari kelelahan selama berlangsungnya aktivitas olahraga atau kerja dalam jangka waktu yang cukup lama (Sukadiyanto, 2011: 60). Daya tahan selalu berkaitan dengan (durasi) dan intensitas kerja, semakin lama waktu latihan dan semakin tinggi intensitas aktivitasnya yang dilakukan seorang olahragawan, berarti dia memiliki daya tahan yang baik.

B.         HIPOTESIS

            1. Vitamin c berpengaruh untuk dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan
                 tubuh atlet sepak bola.

            2. Daya tahan tubuh atlet sepak bola bisa ditingkatkan dengan mengonsumsi
                 vitamin c.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

METODE PENELITIAN

 

Penelitian ini adalah jenis penelitian yang bersifat eksperimen, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian vitamin C terhadap daya tahan tubuh pada Atlet sepak Abol adapun populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SMA Antartika, yaitu siswa kelas IX SMA Negeri Antartika dengan jumlah siswi perempuan 15 orang dan siswa laki-laki 25 orang, . Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling atau pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu, yaitu Laki-laki dengan usia 15-17 tahun, siswa Pemain bola. Sehingga didapatkan sampel sebanyak 20 siswa SMA Antartika. Adapun tes dalam penelitian ini menggunakan tes Harvard step test dengan pengukuran denyut nadi.

 

HASIL PENELITIAN

 

Data Pengaruh Pemberian Vitamin-C Terhadap daya tahan tubuh Pada Atlet Sepak Bola SMA Antartika.

No.

DN. KELOMPOK VIT C

DN. KELOMPOK TANPA VIT C

1

70

90

2

75

85

3

70

95

4

68

80

5

71

90

6

65

85

7

75

95

8

70

80

9

68

90

10

71

85

 

Rangkuman hasil analisis data Pengaruh Pemberian Vitamin-C Terhadap daya tahan tubuh Pada Atlet Sepak Bola SMA Antartika.

Deskriptif Statistik

 

N

Min

Max

Mean

SD

SUM

DN. Vit C

10

65.00

75.00

70.30

3.05

703.00

DN. Tanpa Vit C

10

80.00

95.00

87.50

5.40

875.00

 

Dari tabel diatas sudah dapat diperoleh gambaran tentang Vitamin C sebagai berikut: (1) Kelompok DN.Vitamin C ,diperoleh nilai rata-rata 70.30, standar deviasi 3.05, nilai minimum 65.00, nilai maksimum 75.00. (2) Kelompok DN. Tanpa Vitamin C,diperoleh nilai rata-rata 87.50, standar deviasi 5.40, nilai minimum 80.00, nilai maksimum 95.00.

Vitamin C telah terbukti menjadi faktor penting terjadinya biosintesis molekul kecil seperti protein yang disebut carnitine. Carnitine berperan mengarahkan molekul lemak ke sel-sel jaringan di mana pembakaran lemak terjadi. Kurangnya molekul lemak selama proses metabolisme dapat menyebabkan penurunan energi dan kelelahan. Oleh karena itu, jika kadar carnitine dalam tubuh menurun maka akan terjadi penimbunan lemak. Dari pembahasan diatas dapat di simpulankan bahwa vitamin C dapat membantu proses peningkatan daya tahan tubuh. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan dimana terdapat perbedaan antara kelompok yang diberikan vitamin C mengalami peningkatan daya tahan tubuh.

 

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil data dan pembahasannya maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: Ada Pengaruh Pemberian Vitamin C Terhadap daya tahan tubuh sisa SMA Antartika.

 

SARAN

1. Diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai vitamin C dengan jumlah subjek penelitian
    yang lebih banyak.

2. Kepada para pelatih dan guru olahraga agar hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan
    acuan dalam mengajar atau melatih.

3. Sebagai bahan masukan bagi para lembaga keolahragaan dan lembaga kesehatan seperti
     KONI, BKOM dan lembaga daerah lainnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

https://eprints.umm.ac.id/42494/3/jiptummpp-gdl-lindaindri-51692-3-babii.pdf

https://eprints.uny.ac.id/66733/3/BAB%20II.pdf

http://eprints.unm.ac.id/12662/1/ARTIKEL%20ANDI%20MIFTAHUL%20JANNAH.pdf

 

 

Comments

Popular posts from this blog

UTS METODOLOGI PENELITIAN